Lahan Bekas RSUD Mardi Waluyo Blitar Mangkrak 8 Tahun, Seperti Ini Kondisinya

254
0
SHARE
Lahan bekas bangunan RSUD Mardi Waluyo di Jl Dr Soetomo, Kota Blitarmangkrak hampir delapan tahun.

Sampai sekarang, Pemkot Blitar masih bingung memanfaatkan lahan itu.

Saat ini, kondisi lahan bekas bangunan RSUD Mardi Waluyo terlihat tidak terurus.
Masih terlihat sebagian bekas bangunan rumah sakit di lokasi.

Bangunan yang masih tersisa di bagian belakang dan samping.

Berbagai macam tanaman liar tumbuh di lahan bekas rumah sakit itu.

Suasana di lokasi terkesan angker dan kumuh. Pagar tembok bagian depan sudah terlihat kusam.

Pagar besinya juga sudah berkarat.

Bekas bangunan yang berada di samping sebelumnya dipakai kantor KPU Kota Blitar.

Tetapi, awal Januari 2018, kantor KPU Kota Blitar dipindah di wilayah Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Sekarang bangunan itu juga kosong.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Widodo Saptono Johanes mengatakan Pemkot masih bingung memanfaatkan aset lahan bekas rumah sakit itu.

Tetapi, mulai tahun ini, Pemkot akan mengamankan aset itu terlebih dulu.

“Pemanfaatannya belum tahu, tapi tahun ini akan kami amankan dulu asetnya. Rencananya akan kami pagar keliling, sudah ada anggaran untuk itu,” kata Widodo, Rabu (21/2/2018).

Dia mengatakan, pengelolaan lahan bekas rumah sakit itu sekarang kembali diserahkan ke pemerintah daerah.

Sebelumnya, lahan itu sempat mau diminta pemerintah pusat untuk pembangunan kampus.

Tetapi, rencana itu tidak direalisasikan.

“Pengelolaannya diserahkan lagi ke Pemkot. Makanya segera kami amankan asetnya,” ujarnya.

Lahan bekas RSUD Mardi Waluyo mangkrak sejak 2010 lalu.

Pemkot memindah RSUD Mardi Waluyo ke Jl Kalimantan, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan.

Pemkot sempat berencana menjadikan lahan bekas rumah sakit untuk kawasan perdagangan.

Menurut Widodo, selain lahan bekas rumah sakit, ada sejumlah aset lain milik Pemkot Blitar yang kondisinya mangkrak.

Misalnya, lahan bekas Pasar Pahing di Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

Sesuai rencana, lahan bekas pasar itu akan digunakan untuk ruang terbuka hijau.

“Tahun ini akan dibangun taman di lahan bekas Pasar Pahing,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here